an~alogiku

Menghidupi mimpi-mimpi dan membaginya untuk kebaikan…

Natal dan Imaji Kanak-Kanak

Perayaan Natal menjadi hal yang menarik untuk dinanti ketika masa kanak-kanakku. Bukan karena aku pernah bersekolah di sekolah yang merayakan Natal, atau dikelilingi oleh suasana perayaan karena aku tinggal di Bali yang mayoritas tak merayakan Natal. Sebabnya lebih karena sejak kecil orang tua sudah menyediakan Bobo sebagai teman bermain dan berkhayalku, Bobo menyajikan banyak informasi keragaman budaya di dunia dan salah satunya aku tertarik pada nuansa Natal, didukung cerita Ibuku tentang pengalamannya dengan Natal di tempatnya mengenyam pendidikan semasa belia. Disamping tampilan Natal yang warna-warni, kisah-kisah negeri dongeng bersalju terlalu meracuni pikiran masa kecilku.

Hingga bisa aku simpulkan aku terobsesi pada salju, Desember yang dingin, dan tentu saja keceriaan Natal.

Aku masih ingat, bagaimana ketika itu Ibuku bertugas di sebuah wilayah pedesaan yang terbilang dataran tinggi, sehingga kabut, dingin, hujan dan cemara ada di sekitarku. Makin menguatkan khayalku untuk mewujudkan Natal yang aku rancang sendiri. Setiap Desember datang, perburuanku aku mulai dengan mengumpulkan beberapa buah pinus di halaman tetangga yang memiliki cemara, beberapa aku peroleh dari rekreasi keluarga ke kebun raya dan aku simpan rapi. Kotak harta karun aku keluarkan, pernak-pernik warna-warni, pita-pita yang aku simpan rapi untuk setiap tahun membuat acara ulang tahunku dan adik a la kami di rumah.

Yang paling berkesan adalah membuat hiasan Natal untuk di depan pintu rumah. Tak habis akal, nampan Ibu yang terbuat dari anyaman rotan, aku hias daun cemara melingkari sisi luarnya, aku tambahkan buah pinus, pita-pita merah hijau dan bulu-bulu kerlap-kerlip. Jadilah hiasan pintu buatanku dan aku pajang hingga perayaan tahun baru berakhir.

Sungguh senang rasanya, memiliki dunia imaji dan khayal tanpa pernah berpikir benar atau salah, mewujudkan mimpi kanak-kanak yang didukung orang tua. Terlebih ketika obsesi akan salju terpecahkan oleh ide dari sebuah artikel, kembali dengan bantuan Bobo, jendela kamar aku tempeli kapas dari luar. Ceritanya saat bangun pagi yang kudoakan berkabut dan gerimis, aku juga bisa melihat “salju” turun di pagi Natal, hahaa…

Dan, kali ini kembali khayal itu menggelitik, setelah beberapa hari melihat tema pohon Natal yang unik, maka jadilah dalam beberapa menit.

My own Christmas tree…😀

image

image

Selamat Natal orang-orang terkasih, kerabat dan seluruh pencinta damai di dunia…

silakan berbagi sudut pandang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 25, 2013 by in Analogi Aku Yang Lain, Other Side, Warna-Warni Analogi.
Follow an~alogiku on WordPress.com

Kalender

December 2013
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Analogi Kliks

  • 33,170 Analogiers
%d bloggers like this: