an~alogiku

Menghidupi mimpi-mimpi dan membaginya untuk kebaikan…

Banyupinaruh; Nasi Pradnyan dan Duegan

image

Bukan Degan loh ya…meskipun Duegan ini adalah sebutan untuk air kelapa hijau yang dipakai sebagai persembahan pada hari Banyupinaruh; Banyu=air, pinaruh=weruh=sadar=berpengetahuan; proses menyadarkan diri melakukan pembersihan jiwa dan raga untuk kembali suci melanjutkan kehidupan.
Adalah hari pembersihan sehari setelah hari Saraswati yaitu tepat pada wuku terakhir dalam penanggalan Bali. Rahina Saniscara Kliwon Wuku Watugunung, adalah penutup penanggalan Bali yang terdiri dari 30 wuku masing-masing berjumlah 7 hari, dan 1 bulan tediri dari 5 minggu, 35 hari.

Duegan juga ditemani dengan Racem atau jamu berbahan daun sirih, kunir, daun jeruk bali, delima, temu-temuan dan air sebagai pelengkap ritual permohonan kecerdasan pada Hyang Aji Saraswati sebagai manifestasi Tuhan yang menurunkan ilmu pengetahuan.

Banyupinaruh dinanti oleh umat Hindu karena hari ini membawa kesenangan tersendiri. Hari pertama memasuki Wuku baru yaitu Sinta, diawali dengan melakukan pembersihan diri (mandi) ke sumber-sumber mata air seperti laut, danau, sungai atau jika tidak memungkinkan pembersihan diri dapat dilakukan di rumah dengan mandi air Kumkuman (air yang diberisikan rendaman bebungaan, pandan, dan biasanya telah diasapi menyan) sehingga air ini dianggap suci dan bersih. Kegiatan inilah yang dikenal dengan Banyupinaruh. Tujuannya, agar jasmani dan rohani kembali bersih, suci, tenang untuk memasuki fase baru dalam penanggalan Bali.

Selanjutnya umat Hindu akan ke tempat suci masing-masing ataupun ke pura-pura. Untuk aku yang lahir di Gria, akan banyak didatangi orang-orang sekitar yang akan bersembahyang di Merajan dan Ngelungsur Nasi Pradnyan dan Duegan.

Nasi Pradnyan (pradnyan = cerdas) simbolisasi persembahan pada Hyang Aji Saraswati yang sudah dirayakan sehari sebelumnya sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan, adalah nasi kuning lengkap dengan lauk pauk dan sayuran yang dominan berupa protein dari kacang-kacangan dan hasil laut. Ada juga yang menambahkan lauk daging ayam dan bebek, tergantung ketersediaan bahan. Nasi kuningnya dibuat dari campuran nasi putih dengan serundeng dan bumbu kuning, bisa juga nasi kuning pada umumnya bersantan dan kuning pewarna kunyit, ditata sedemikian rupa dan ini juga hal yang ditunggu-tunggu setelah Banyupinaruh.

image

Dinamakan Nasi Pradnyan memiliki makna agar yang kita persembahkan menjadi berkat pada ilmu pengetahuan dan kecerdasan kita, maka dinamakan pradnyan. Yaaa…kalo kita lihat campuran nasi Pradnyan terdiri dari kacang-kacangan, sayuran segar, udang, belut, teri, telur dan lainnya merupakan sumber protein tinggi yang pastinya jika dikonsumsi meningkatkan kemampuan metabolisme tubuh.

Sebelum mengakhiri persembahyangan dan ngelungsur Nasi Pradnyan dan Duegan, satu simbolisasi dalam rangkaian Saraswati adalah ngelungsur banten (sesajen) Saraswati yang jadi rebutan. Hahaa…semua pengennya bisa dapet Ong-Kara, penganan yang dibuat dari tepung yang digoreng, yang sedari kecil sudah kami percaya membawa berkah kecerdasan bisa dimakan. Dan hari ini, aku sengaja diberikan jajan OngKara oleh orang rumah karena upayaku sudah berhasil meraih gelar S2-ku, hehee…suksma…

image

Selamat memasuki fase baru, menyambut persiapan hari Galungan dan Kuningan yang diawali Pagerwesi (hhh…kalo dibahas smua nda abis-abis) kapan-kapan aku bahas di sini.

Ngiring ngelungsur ajengan Pradnyan lan Duegan, dumogi ngamolihang kawikanan lan wicaksana melarapan antuk manah bakti ring Hyang Tunggal tur semeton sami ring jagate. Dumogi shanti…*

image

*Mari menikmati nasi Pradnyan dan Duegan, semoga tercapai segala kecerdasan dan kebijaksanaan diri dengan segenap rasa syukur kepada Tuhan dan kehidupan dalam semesta alam. Semoga damai…

dariberbagaisumber_esensi&seratreunganpribadi

silakan berbagi sudut pandang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 11, 2013 by in Warna-Warni Analogi.
Follow an~alogiku on WordPress.com

Kalender

August 2013
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Analogi Kliks

  • 33,170 Analogiers
%d bloggers like this: