an~alogiku

Menghidupi mimpi-mimpi dan membaginya untuk kebaikan…

Pagi, Hujan, dan… [galau]

Lama dan lamat lamat…

Tak hanya suara rintik yang menyusup dari balik kisi jendela pagi ini, segar dan semilir perlahan juga menyusup di bawah celah daun pintu.
Gelegar satu dentum halilintar menghentakkan denyutku pagi tadi, yang pastinya sedang teratur satu-satu ketika tanah masih gelap dan lelap dalam mimpi di ujung sirep.

Hujan…dan pagi…rasa sendiri pastinya membuat ini menjadi melankoli. Beberapa sel ingatan mengajak entah tubuh entah rasa entah ini hanya tipuan pikiran yang terlampau meresap, pada satu rentang waktu ketika hujan, pagi, sendiri dan waktu tak bisa aku hentikan harus rela membiarkan satu tautan hati makin mengikat satu sama lain di ujung jarak.

Berkali kali dan kesekian kali aku tetap jatuh dan cinta dan rela menanggalkan segala untuk memenuhi satu ceruk yang tak pernah lengkap tertutup sedari dulu. Menanam asa dalam angan yang tanpa aku sadari menjadi perintah pada bawah sadarku. Mengajak semesta berkongsi mewujudkan satu harap dan seperti satu satunya tujuan kehidupan kali ini, meninggalkan segala untuk memenuhi satu ceruk yang terbentuk dahulu di hulu. Ceruk yang lengkap tertutup rapat jika dan hanya jika kebersamaan akukamu yang terjadi. Aneh. Namun bunyi klik yang meledakkan semesta raga menandai itu jawabnya pada dalamnya satu titik dalam jiwa di tengah pusat cakraku.
(Sebegitunya akukamu memberi isyaratnya, sementara aku bukan indigo)

Hujan, pagi, sendiri…meski burung tak paham nada kesedihan yang semestinya dilantunkannya untuk membuat sayatan perih itu makin dramatis, celotehnya tetap bernada riang memunculkan getir dalam seutas senyum memaksa pasrah. Kembali menghitung jejak waktu yang kali ini segera terasa merayap ketika berharap siang cepat tanggap membawa terik dan membakar segala.

Sengaja kadang aku undang pintu waktu itu hanya untuk menguji keteguhan. Atau sekedar mengingatkan untuk penghargaan atas jalan takdir yang berhasil kurayu semesta untuk mengembalikannya seperti pada mimpiku. Adakah terkadang yang ada sebuah kata, tindakan, sentuhan hanya sekedar penggugur kewajiban. Tatkala apa apa berlangsung mendatar tanpa puncak dan lembah tanpa gelombang.

Pagi, hujan dan sendiri…semacam sengatan menyadarkan molekul molekul tubuh dan rasaku akan rasa pertama kali jatuh dan cinta itu. Menyengat diri sendiri dengan irisan irisan ingatan yang mungkin tak dilakukan kebanyakan untuk sejenak kembali membeludakkan rasa rindu karena (mungkin) tak ada baginya rasa yang lebih mengalahkan logis. Sementara rinduku selalu menandak nandak meluap luap bukan karena jarak bukan karena letak, ini hanya rindu yang mengakar dan solid sekaligus melingkup memeluk hati yang melonjak lonjak menenangkan meyakinkan akan tiba ketika.

Berseberangan, yang bagi dia (mungkin) tak ada yang lebih mengalahkan logis. Sementara sebagian dariku adalah rasa, separo aku adalah dunia saat mata kupejam membawa awang mengajak tubuhku terangkat beberapa depa dari jejaknya dan memberiku nyaman. Aku terbentuk sebagian dari imaji, bertumbuh separo dari percaya dunia peri. Seperdua diriku adalah dunia antah, yang kini mengenal nyata belajar logika berpikir realis bahkan skeptis ketika menjadi idealis menyadari sebentuk pembenaran dan pemberontakan kecil hanya karena mimpi dan harap tak terwujud.

Pagi, hujan dan sendiri…aku cemburu pada seumpama gadis bermata kelam dan menenggelamkan dengan sayapnya yang anomali…

*maka ku siram kamu dengan air keras

silakan berbagi sudut pandang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 15, 2013 by in Analogi Kau & Aku.
Follow an~alogiku on WordPress.com

Kalender

June 2013
M T W T F S S
« May   Jul »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Analogi Kliks

  • 33,170 Analogiers
%d bloggers like this: