an~alogiku

Menghidupi mimpi-mimpi dan membaginya untuk kebaikan…

Jer Basuki Mawa Bea

Bangun pagi dengan segala niat mengawali hari minggu ini dengan aktifitas bersama kantor, hahahaa…kalo nda, mana mungkin bangon sepagi ini, jam 6 pagi ketika jadwal matahari masih enggan muncul pagi-pagi, suasana sejuk sisa gerimis semalam, masih menyisakan mendung menggantung. Tak menyurutkan niat guyuran dan berangkat menembus pagi; kalo sama Pearly* pasti lebih keren, wekekee…sayangnya lokasi agak jauh, kebayang dong kalo pulangnya ngonthel dhewe di siang bolong; so…bersama si Jupi aja berkendaranya :p

Sampai lokasi sudah terlihat beberapa rekan dan langsung branch visit dulu di tempat baru, berasa jadi orang dari LYW deh… Dan, setelah sekian lama badan tak merasakan diajak olah tubuh, hari ini cukup berkeringat dengan jalan sehat santai bersama BNI.

Puas dengan hiburan bersama warga dan anak-anak sekitar kantor BNI yang

baru, yang cukup membuat kepala refresh dengan joget bareng mereka, tertawa, nge-games, menari bersama dan melihat antusiasme mereka pada acara BNI serta informasi yang disampaikan MC pada mereka dengan mudah dicerna anak-anak itu, membuatku hepi sepanjang acara. Ceria betul ekspresi anak-anak itu.

Sesiangan muter-muter kota dan akhirnya terdampar di salon, hahahaa..akhirnyaaaa setelah sekian lama libur dari yang namanya treatment, 4 jam terasa kurang aja menikmati segala perawatan yang ada, cukup dulu lah, karena panggilan dari ponakan minta aku ikutan ke pantai, hiaaaahhh…bener-bener hari minggu yang padat, dengan segala aktifitas yang berbeda dari biasanya, seru juga.

Jiaaahhh…sukurnya membatalkan kembali niat ngajak Pearly kencan sore tadi ke pantai; alesan aja sih…hihiii…mahap ya Pearly, kencannya next time yah. Setibanya di Sanur, depan kawasan Grand Bali Beach, suasana penuh sesak kendaraan dan orang-orang menuju pantai Sanur, terpaksa parkir seadanya jauh dari pantai. Feeling uda nda enak, sampai di bibir pantai, waaakkkzzz…kaya’ cendol dalam baskom, hahaaa…

Pantai tampak penuh dengan warna-warni balon air dan pelampung serta anak-anak yang tertawa berteriak di pantai. Sesekali sih ada juga bule yang kebanyakan orang Jepang, dengan cueknya dengan “2 pieces”nya ngegelar kain pantai dan bersantai di tengah keluarga orang-orang lokal yang juga tak kalah heboh.

Sementara anak-anak dan bapaknya berenang, main kano, sekedar main pasir, ibu-ibu sibuk di pinggir pantai ngegelar bekal pikniknya. Hahahaa…berapa lama ya aku tidak melihat suasana ini?! Orang Bali, tinggal dekat kawasan wisata, tapi tak pernah tau suasana tempat wisata umum kebanyakan di hari libur begini, jadinya terheran-heran deh dengan suasana ini.

Tak berapa lama, di depan museum Le Mayeur, ketemu juga dengan ponakanku yang sudah belepotan pasir, hahaaa… Niat berkano juga aku batalkan dan ganti dengan menikmati lumpia khas pantai Sanur saja lah, sambil menikmati riuhnya sore ini di Sanur. Langit sore yang teduh dengan sedikit awan, tapi di ujung timur pulau Nusa Penida cukup jelas tertangkap mata, angin tenang dan ombak bersahabat, membuat orang semakin betah berlama-lama meski harus berbagi sesak dengan sebegitu banyaknya pengunjung sore ini di pantai Sanur.

***

Fiuhhh…hujan pun turun, syukurnya sudah mandi, badan segar, dan baru terasa sedikit lelah. Hari minggu yang cukup me-recharge tenaga dan pikiran. Kembali menyiapkan tenaga untuk kembali bertugas esok, dengan segala tugas yang menanti, dedikasi yang memang setulus hati aku jalankan dan kepedulian, meski itu bukan tugas utama, tapi aku yakin kepercayaan yang diberikan padaku dan teman-teman, suatu hari akan sangat bermanfaat bagi pengembangan diri dan karirku. Menganggap segala hal ekstra yang harus dikerjakan di luar tugas pokok sebagai tambahan ilmu dan penguat dalam perjalanan menuju pencapaian yang lebih baik lagi.

Minggu yang benar-benar padat untukku, di sana sini memerlukan konsentrasi, kesiapan fisik dan bahkan mental, kadang juga bathin, hehee…apalagi akhir-akhir ini fokus di kantor, tugas dari Profesor agak terabaikan dan kemampuan menulisku menurun menurut beliau, hehee..maaf ya Prof, maklum kirim tulisannya menjelang mata sepet dan kantuk menggantung. Menghabiskan waktu hampir 13-14 jam sehari di kantor, dengan seabrek tugas lain yang juga tak kalah menuntut waktu. Tapi aneh, aku menikmatinya dalam kelelahan yang sesekali memunculkan “ya Tuhan…ternyata saya capek, officially exhausted”😀

Pernah membaca artikel salah satunya tulisan Andrie Wongso, mengatakan tantangan dan ujian dalam setiap proses perjuangan yang kita jalani sebenarnya adalah hal yang biasa. Justru itulah “harga” yang harus kita bayar untuk jadi pemenang kehidupan.

Jer Basuki Mawa Bea, pepatah Jawa juga menyebutkan segala pencapaian tidak ada yang instan, harus dengan pengorbanan dan usaha serta doa, sehingga bersyukurlah ketika memiliki kesempatan untuk diuji, menjalani kewajiban dan tanggungjawab serta mencoba kemampuan diri untuk menjadi lebih baik.

So, siap untuk menyambut senin esok hari…

 

* My Pearly (^_^

silakan berbagi sudut pandang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 19, 2012 by in Analogi Aku Yang Lain, BNI 46.
Follow an~alogiku on WordPress.com

Kalender

February 2012
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

Analogi Kliks

  • 33,121 Analogiers
%d bloggers like this: