an~alogiku

Menghidupi mimpi-mimpi dan membaginya untuk kebaikan…

warisan pelestarian “Tri Chanda” #suatu malam makemit di Luhur Batukaru#

berawal dari melewati malam menuju kaki gunung Batukaru dalam “tank” bersama sobat, untungnya  sempat memejamkan mata sejenak setelah jadwal yang padat di kantor hingga aku harus tiba di rumah menjelang jam 9 malam, hhhh… #being beyond ordinary memang memerlukan banyak pengorbanan#

kantuk sementara hilang entah ke mana, diselingi obrolan ngalor ngidul menikmati hujan yang perlahan hilang menuju tujuan, gelap malam yang pastinya tak berbintang dan pepohonan rimbun di kanan kiri kami menerobos jalanan desa yang mulai menyempit dan menanjak. di luar sana sepertinya dingin mulai merayap, melewati orang-orang kampung Tengkudak yang malam ini baru saja bubaran sehabis menonton wayang di bale banjar, mereka bersedekap dengan wajah-wajah bantal menuju rumah, membuatku merapatkan jaket dan syal di leher, apalagi sedari sore tadi melerku kumat dan badan sedikit tak nyaman.

hmm…syukurnya, kami terberkati dengan kondisi cuaca yang bagus malam ini, hawa sejuk dan hujan sepertinya telah reda sore tadi menyisakan pelataran yang mulai mengering di sela-sela lumut basah, suara serangga malam menemani beberapa orang yang mulai beranjak meninggalkan Pura Luhur Batukaru.

menyusuri kanopi pepohonan hutan tropis di seputaran pura, menuju Taman Beji sebelum menuju mandala utama, mensucikan diri dan pembersihan di pancuran suci. sejuk, jauh dari bayanganku yang sudah siap-siap menahan gemeretak tulang ketika menyentuh air dan membasuh wajah. suasana sepi dan tenang, hanya 2 orang lainnya yang sedang khusuk bersila di hadapan pelinggih Taman Beji, diselingi gemericik air di sekitaran Beji, membuat kami betah berlama-lama di sini.

setelah puas menenangkan diri, lanjut menuju pura Dalem Khayangan di sisi kiri pura luhur, sama senyapnya, dengan sedikit ornamen khas pura Dalem, membuat mata sedikit memandang sekeliling beberapa kali, hehee… angin mulai bertiup dan suara-suara dedaunan hutan menimbulkan beragam nada yang kadang seperti suara binatang malam, ah…lanjut sembahyang di tengah suasana yang semakin larut dan terasa nyaman.

puncak perjalanan spiritual kami tengah malam ini, memasuki pelataran mandala utama Pura Luhur Batukaru. sekilas info, baru kali ini aku mendapat ajakan makemit; melewati malam di pura sebagai wujud bakti untuk berjaga di areal pura; yang biasanya aku sengaja datang pada hari ketiga upacara tepat pada saat nyineb. nyineb atau ngeluhur, jatuhnya di hari minggu pagi, kita akan menyaksikan satu ritual yang di luar nalar kita. begitu banyak orang yang mengalami trance dan berdasarkan kepercayaan masyarakat pengempon pura Batukaru, kekuatan magis di pura ini memang dapat mewujud melalui sarana-sarana para pengayah yang trance.

orang-orang yang bisa menjadi “sarana” para sesuhunan pun bukan sembarang orang, memang bisa siapa saja di antara para warga yang datang hari itu yang memang memiliki koneksi kuat dan katanya dari sononya sudah “ditandai”, biasanya dirasuki oleh para rencangan atau pengawal Ida Bethara Batukaru, wujudnya pun macam-macam dan didominasi oleh binatang hutan, seperti monyet, harimau, ular, burung, dan lainnya. unik memang, apalagi dengan suasana yang begitu terasa magis dan sakral. terlebih, ketika jro mangku lingsir yang dipinjam tubuhnya oleh kekuatan utama di Batukaru ini, sujud bakti terasa begitu kuat dan sangat bersyukur bisa menyaksikan ritual ini.

orang-orang yang datang ke pura Batukaru ini berasal dari seluruh pelosok Bali, terlebih pada saat nyineb ini, Ida Bethara akan menganugerahi manik galih, yaitu padi-padian yang dipercaya telah mendapat berkah, di mana Tabanan sebagai wilayah tempat pura ini berada memang terkenal sebagai lumbung padi, membuat semua orang ingin juga memohon berkah dari penguasa kesuburan dan berkah di tanah ini. uniknya lagi, tak semua bisa memperoleh manik galih dengan mudah, etikanya kita menghaturkan canang sari dan harus dengan rasa tulus, ada juga yang dengan sukarela memang diberikan manik galih oleh para rencangan tanpa harus memohon dan diberkahi banyak manik galih, ah…uniquely bali…

yup, kembali ke kami berdua yang sudah duduk tepat di depan candi kuno, sebuah bangunan candi berundak yang berarsitektur kuno, jauh berbeda dengan ornamen Bali modern. bangunan utama ini sebagai stana Sang Hyang Tumuwuh, yang memang dimanifestasikan berstana di areal pura yang begitu artistik dan menyatu dengan suasana hutan di sekitarnya, pura Batukaru merupakan pura yang dibangun dengan konsep pelestarian Tri Chanda.

“PURA Luhur Batukaru adalah pura sebagai tempat memuja Tuhan sebagai Dewa Mega Dewa. Karena fungsinya untuk memuja Tuhan sebagai Dewa yanag menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dengan memfungsikan air secara benar, maka di Pura Luhur Batukaru ini disebut sebagai pemujaan Tuhan sebagai Ratu Hyang Tumuwuh arti sebutan Tuhan itu adalah Tuhan sebagai yang menumbuhkan.”

“Pemujaan Tuhan sebagai Sang Hyang Tumuwuh di Pura Luhur Batukaru sebagai suatu pemujaan untuk memotivasi umat manusia agar secara nyata melakukan langkah melindungi Tri Chanda sebagaimana dinyatakan dalam Mantra Atharvaveda XVIII.17. Yang dimaksud Tri Chanda itu adalah air, tumbuh-tumbuhan dan udara. Kalau keberadaan tiga benda yang menutupi bumi ini tidak terganggu oleh ulah manusia yang mau hidup berlebihan maka Tri Chanda itulah yang berfungsi untuk menjadi sumber yang menumbuhkan kehidupan ini” #http://kemoning.info/blogs/?cat=17#

khusyuk meresapi udara, air dan tetumbuhan di sekitar kami, sepi, tenang, udara yang menyejukkan paru-paru di selingi wewangian dupa dan bebungaan yang dipersembahkan membuatku sedikit melayang. upz, jangan terlalu terbawa suasana yaaa…hehee, tidak siap dengan kemungkinan-kemungkinan di luar nalar :p

akhirnya, malam ini aku lewati menikmati angin gunung yang mulai kencang menjelang subuh, berbekal syal dan penutup kepala, menahan hawa yang mulai menusuk, khas pegunungan dan aku menikmatinya dalam mampetnya hidungku yang mulai akut, hahaaa…

terima kasih Hyang Tumuwuh, aku berkesempatan bersujud di heningnya alam semesta dan pelataran stanamu, benar-benar dapat merasakan betapa dekatnya denganMu, membiarkan jiwaku melayang menyentuh kakimu dan bersujud syukur atas segala berkahmu pada kehidupan, dan aku mulai merindukan saat-saat berada di kesunyian dan ketinggian puncak-puncak itu. semoga, Tri Chanda senantiasa murni dalam berkatMu dan ijinkan kami untuk selalu ingat untuk menjaganya seperti amanat para leluhur kami.

lestari, memang harus di mulai dari diri sendiri, terlebih sebagai bangsa yang berbudaya, yang telah dikenalkan dengan beragam konsep kecintaan pada lingkungan, sesama dan pencipta oleh leluhur kita yang adi luhung, tinggal sejauh mana hati kita mau mensyukuri dan menyadari segala nikmat dalam hidup adalah berkatNya melalui kehidupan di semesta ini.

kembali ke kota yang di kejauhan nampak kerlap-kerlip lampunya menyambut kami ke kehidupan kami  sekarang, dengan segala nilai pelestarian yang semakin kuat setelah kami recharge beberapa jam di Pura Luhur Batukaru, setidaknya menjadi segelintir dari mereka yang masih peduli pada kelangsungan lingkungan hidup di sekitar kita, dan mencoba bertindak nyata.

semakin dingin, kantuk mulai menyerang ketika subuh menjelang mengantar kami mengakhiri perjalanan spiritual tengah malam kami

#thanks brada, untuk perjalanan hari ini, meski harus berhenti di tengah perjalanan karena sama-sama ngantuk, wakakakaa…#

silakan berbagi sudut pandang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 4, 2012 by in Analogi Plesiran.
Follow an~alogiku on WordPress.com

Kalender

February 2012
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

Analogi Kliks

  • 33,121 Analogiers
%d bloggers like this: