an~alogiku

Menghidupi mimpi-mimpi dan membaginya untuk kebaikan…

Senyum Bulan Sabit

Malam, ternyata kau sudah datang, menunjukkan bulan sabit pertamamu bulan ini, dan ah…seutas senyum rupanya di langit mengawali malam ini di ufuk barat menggantikan sang surya yang telah lelap entah bertugas lagi di bagian bumi lainnya untuk membagi sinarnya…

Aku dan hanya aku bersama ayah, ibu dan adik, menikmati kebersamaan di tanah tempat aku  dibesarkan beberapa saat dulu, sebagai anak pesisir barat Bali yang mungkin sedikit tidaknya membuat aku dekat dengan alam dan semesta sekarang ini. Merasa memiliki tali komunikasi yang dekat dengan semesta, senang berbicara dengan bintang-bintang, bercengkerama dengan pinus dan kabut pegunungan, manja minta dipeluk tanah basah sehabis hujan dan didekap langit ketika malam menjelang.

Ya, malam ini seperti malam kemarin, jiwaku masih melayang di udara, mencoba memohon pada semesta untuk memurnikannya kembali, berharap membuatnya lebih lapang untuk mengerti keadaan hatiku saat ini. Kami bercengkerama seperti malam-malam kemarin dan kemarin, ketika jiwaku tak lagi milikku, tapi milikmu dan hanya  Dia…

Ah, ada bintang mulai menemanimu malam ini, Senyum Bulan Sabitku…

Adakah harimu ceria sesiang tadi saat aku tak bisa melihatmu? Tapi kau tetap di sana, aku tahu itu…terima kasih sudah menemaniku kembali malam ini, meski tak setiap waktu aku sempat menyapamu ya…

Senyum Bulan Sabitku, bolehkan jika hanya aku, kamu dan Tuhan yang tahu tentang pengembaraanku ini? Sesekali aku memang merindukan waktuku bisa hanya berdua denganmu, kamu yang tahu aku telanjang semurni dan setulus aku sejatinya, tanpa mesti aku menjadi orang lain yang memuaskan hasrat orang di luar sana.

Malam, selimuti aku dengan hangat langitmu, temani aku memasuki dunia hening bersama segala sel dalam tubuhku yang tak pernah lelah membawa jiwaku melayang ke sana, ya kamu tahu aku ke mana…kepada yang memiliki jiwaku…beratus kilometer di ujung tanah ini, di dunianya yang tak tersentuh, yang hanya bisa aku kagumi dari sini…mungkin atas kehendakMu…

Senyum Bulan Sabit, aku sedang rindu…

Selamat malamku untukmu dan dia di dunia sana…temani dia menjelajah dunianya, bebas, dan ijinkan aku di sini lelap dalam pelukan langit malam mu…tanpa resah tentang apa pun…

silakan berbagi sudut pandang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 26, 2011 by in Analogi Kau & Aku.
Follow an~alogiku on WordPress.com

Kalender

November 2011
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Analogi Kliks

  • 33,170 Analogiers
%d bloggers like this: