an~alogiku

Menghidupi mimpi-mimpi dan membaginya untuk kebaikan…

service and sincerity

“there is no second chance to make a first impression”

bangun di minggu pagi demi teringat banyak hal yang didapat kemarin seharian di acara BNI Emerald Relaunch yang tumben-tumbennya saya mengikuti pelatihan sampai jam 11 malam, hahaa…punggung pegal namun suasana tetap menyenangkan diselingi sedikit masuk angin. But, overall nice been there and so much new things I’ve found along the class. Termasuk dapet hadiah sebagai kelompok roleplay layanan Emerald terbaik, horeeeee….

By the way, #bus way#; berkomunikasi merupakan bagian penting dari berbagai hal di dunia ini. Apalagi jika kita berbicara mengenai layanan dan dalam pelatihan kemarin yang dibahas adalah layanan private banking yang mana sudah pasti merupakan layanan kelas premium, kelas yang paling paling tinggi dalam jajaran nasabah yang mesti kami layani di BNI.

Tak hanya dalam keseharian kerja, komunikasi begitu penting dalam keseharian kita. Karena seperti kutipan pembuka di atas, tidak akan ada yang namanya kesempatan kedua dalam memberi kesan pertama yang menarik dan membuat suatu hubungan berkelanjutan dan lancar hingga akhir dari proses komunikasi berlangsung. Untuk itu penting untuk kita mengetahui apa itu komunikasi yang baik dan bagaimana mengkorelasikannya dengan bidang pekerjaan kita sehingga bisa bersinergi membantu kita mencapai target yang diharapkan dari komunikasi dimaksud.

Beberapa jenis komunikasi dapat kita lihat dalam empat tipe yaitu written, verbal, vocal dan visual. Masing-masing jenis ini membawa fungsinya sendiri-sendiri sesuai kebutuhan dan situasi komunikasi yang ada. Written biasa kita tuangkan dalam media tulisan, kata/kalimat tercetak/tertullis.

Verbal adalah pilihan kata, penyusunan kalimat, ucapan, istilah yang melambangkan hal yang ingin kita sampaikan saat berkomunikasi.

Vocal berupa intonasi, nada, penegasan, kualitas suara saat kita berbicara kepada orang lain saat kita menyampaikan tujuan dari informasi yang kita maksudkan.

Terakhir adalah visual dapat terlihat dari sikap tubuh, kontak mata, ekspresi wajah, penampilan yang biasa kita kenal dengan bahasa tubuh.

Tiga dari hal di atas adalah jenis komunikasi yang paling besar porsinya kita gunakan yaitu verbal, vocal dan visual yang bahkan kadang kita gunakan bersamaan guna menghasilkan sebuah komunikasi yang baik. Masing-masing ketiga tipe tersebut memiliki peranan 20%, 20% dan 60%, sehingga bisa kita lihat rupanya visual berperan sangat besar dalam komunikasi. Demikian hingga kita mengenal istilah “action speaks louder than words“.

Body Language bisa berupa beragam hal tindakan, sikap tubuh, perilaku saat kita melakukan komunikasi. Penampilan juga merupakan satu bagian terpenting didalamnya sehingga penting bagi mereka yang berkecimpung dalam tugas dan pekerjaan mengkomunikasikan produk atau instansi mereka untuk selalu berpenampilan baik, menarik dan percaya diri.

Percaya diri dari dalam diri terpancar dari sikap tubuh dan pilihan kalimat yang kita gunakan dalam pembicaraan. Kekuatan inner dan outer saling bersinergi di mana semua hal dalam diri kita terpancar dengan jelas di luar diri kita dalam berkomunikasi dengan orang lain, baik itu dari sorot mata, sikap tubuh, gerak-gerik, mimik wajah, dan lainnya yang kadang dapat mengganggu proses komunikasi yang baik bahkan dapat menumbuhkan kesalahpahaman. Untuk itu hal utama dalam menjalankan komunikasi visual adalah adanya sincerity a.k.a ketulusan.

Ketulusan dalam memberi dan menerima informasi yang menjadi balasan dari komunikasi yang kita lakukan membuat kita dapat mengambil langkah lanjutan untuk menindaklanjuti proses komunikasi yang telah terjadi dan mengarahkannya menuju tujuan yang telah kita tetapkan dari sebuah komunikasi.

Dalam hal ini kembali mengkaitkannya dengan layanan, komunikasi yang didasari oleh sebuah ketulusan adalah komponen terbaik pendukung keberhasilan sebuah layanan. Seseorang yang kita layani adalah mereka yang kita komunikasikan mengenai apa yang kita punya untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sehingga dengan komunikasi yang baik kita bisa mengetahui apa saja yang mereka butuhkan dan kita dapat mentransfer informasi yang kita miliki sehingga kedua belah pihak memperoleh keuntungan yang saling mendukung untuk mendukung tujuan masing-masing.

So, bagi yang telah memilih jalan hidup dalam pekerjaan melayani orang lain, lakukan dengan tulus, yang akan terpancar dari sikap tubuh, nada bicara, pemilihan kata yang tepat dalam melayani sehingga layanan membawa manfaat bagi kita dan orang yang sedang kita layani. Melayani orang lain bukan selalu berarti kita adalah pihak yang inverior, kita adalah mitra sejajar dengan orang yang kita layani, untuk itu kita mengenal istilah service excellent.

Selamat melayani dengan ketulusan hati, dan raih hati orang yang sedang anda layani sehingga terwujud hubungan yang kuat antara kita dan pelanggan kita.

silakan berbagi sudut pandang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 13, 2011 by in Analogi Plesiran.
Follow an~alogiku on WordPress.com

Kalender

November 2011
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Analogi Kliks

  • 33,062 Analogiers
%d bloggers like this: