an~alogiku

Menghidupi mimpi-mimpi dan membaginya untuk kebaikan…

think it before…

menyesal memang datang belakangan dan parahnya diikuti dengan pembelaan diri yang terkadang menguatkan kesalahan yang telah kita lakukan.

ada prinsip dalam melayani dimana langkah kerjanya adalah dengarkan, empati, pikirkan solusi dengan cepat, baru utarakan solusi dan service recovery.

nah…dalam pekerjaan dan lingkungan formal, benar adanya segala tindakan ada aturannya, ada koridor dan alurnya, dan satu hal jangan sampai gegabah bertindak yang berakibat sangat fatal untuk diri sendiri, lingkungan dan bahkan yang bisa mengancam karir. meskipun pada saat itu kita bisa mengaku khilaf, tapi jika melihat situasi yang ada dan keadaan di mana kita berada, seharusnya apapun tindakan yang akan kita ambil patutnya dipikirkan dulu baik buruknya sedikit tidaknya sedikit akibat dari tindakan kita. agar jangan sampai menyesal kemudian.

integritas, loyalitas dan pengabdian pada komunitas, instansi dan lingkungan kerja tak bisa hanya sebatas mulut dan kata-kata. orang-orang sekitar kita juga melihat bagaimana kita mewujudkan apa yang selalu kita gembar gemborkan, jangan sampai hanya menjadi omong kosong.

ada kalanya kadang kita melihat rekan kerja kita yang hanya ABS; asal bapak senang; ada juga yang ikut-ikutan arus; si A bilang B, ikut bilang B, si C bilang D, dia ikutan bilang D dan parahnya ngomongnya di belakang; ada juga yang nda tau masalah tapi komen juga sementara komennya entah kemana arahnya, hhhhh…capek dehhh…udah pada berumur tapi kok ya karakternya nda berubah juga.

balik ke diri sendiri, apa tujuan kita berkomitmen dengan instansi sekarang kita berada. sudah dewasa dan sepantasnya mengerti arti tanggung jawab, tugas dan kewajiban. jika ada yang tidak sesuai, ada jalur untuk menyampaikannya, bukannya main ngomong di belakang apalagi main fisik saat ketahuan salahnya. hahaa…lucu juga ya kalo ngeliat pegawai dikoreksi sama atasannya ternyata mengelak dan mengatai balik kalau dirinya selalu jadi incaran kesalahan, ada motif dendam, dan selalu dicari-cari kesalahannya; padahal uda jelas banget faktanya, otentik, tersirat, tersurat, nyata…SALAH!!, bahkan bertindak absurd dengan main fisik, ckckck…PENGECUT banget dan kampungan!!

bukan membela siapa, tapi yang jelas, tindakan itu sangat tidak profesional, tidak memberikan teladan pada staf lain yang menjadi tanggungjawab binaannya. anehnya lagi ada juga orang-orang yang tetap membela tindakan tak masuk akal itu, sayangnya hanya berani komentar saat kejadian sudah berlalu, sama pengecutnya anda semua.

pelajaran setiap hari semakin bertambah, apapun keadaan di sekitar kita, jika sekiranya positif, ambil sebanyak mungkin manfaatnya. kalau bisa kita menjadi biang teh celup yang mempengaruhi sekitar dengan hal-hal positif. tapi jika sekiranya tak memungkinkan, setidaknya tetaplah menjadi diri sendiri, berpikir jauh lebih panjang, mengamati sekitar lebih detail sehingga kita bisa menempatkan diri dan mengambil tindakan serta keputusan untuk masa depan kita dengan lebih baik, baik bagi kita, orang sekitar kita dan tentunya tempat di mana kita bernaung.

think first, than act…think smart and be smart…

silakan berbagi sudut pandang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 15, 2011 by in Analogi Plesiran.
Follow an~alogiku on WordPress.com

Kalender

August 2011
M T W T F S S
« Jul   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Analogi Kliks

  • 33,121 Analogiers
%d bloggers like this: