an~alogiku

Menghidupi mimpi-mimpi dan membaginya untuk kebaikan…

meet the ADAM

The Tao Te Ching (also called “The Tao”, “The Dao” or the “Dao De Jing”), by Lao Tzu, is one of the most influential books in history.  It is the source of famous Chinese sayings such as “Those who know do not speak, those who speak, do not know” and “Even a 1,000 mile journey starts with a single step

Pertama kali membaca langsung ajaran Lao Tsu dalam Tao Te Ching yang terkenal itu di kediaman seorang kawan baru, seorang penulis buku, artikel dan banyak lagi tulisan-tulisannya yang dimuat sekelas buku panduan wisata macam The Lonely Planet, ya…akhirnya aku bisa bertemu dengannya, Adam Skolnick. (http://www.adamskolnick.com/about/)

Ya, menyenangkan bercakap-cakap dengan seseorang yang telah melintasi enam benua dan menghayati berbagai budaya di atas bumi ini. Terlihat bahwa pengalamannya menjelajahi setiap sudut di bumi ini membawanya pada keadaan sekarang yang sangat tenang, humoris, hangat dan memilih Bali sebagai tempatnya tinggal dalam waktu yang lama untuk menghabiskan waktu dengan tulisan-tulisannya.

Bercerita tentang buku Lao Tzu yang aku baca sambil menikmati suasana flat yang dia tempati di tengah sawah di pinggiran Ubud siang tadi, semakin menarik mendengarkan kisah-kisah dan ulasan-ulasannya mengenai banyak hal, mulai yang serius hingga super konyol. Satu yang dia bicarakan dengan antusias bersama rekannya, Georgiana yang berumur lebih muda dari aku beberapa tahun namun memiliki kemampuan sosialisasi dan pengetahuan layaknya seseorang yang jauh lebih dewasa dari penampilan teenager-nya; adalah mengenai topik pembicaraan konyol para turis-turis di seputaran Ubud tentang penyebab gempa dan Tsunami di Jepang baru-baru ini adalah karena perbuatan negara Amerika. What a conspiracy. Dan yang membuat mereka berdua benar-benar tak habis pikir hingga mengatai orang-orang itu “insane” adalah ketika mengetahui gosip penyebab bencana itu adalah kekuatan laser yang dimiliki orang Amerika, haha…ternyata tidak semua bule pintar ya :p

Jadi menurut Adam, bahwa keberadaan media sekarang ini sudah sangat banyak membuat penyimpangan fakta di mana-mana dan bertanggungjawab pada keadaan masyarakat yang sangat percaya cerita dalam berita tanpa meneliti kebenaran yang disampaikan media. Adam menjelaskan bagaimana pentingnya seharusnya “fact check” yang harus dilakukan seorang jurnalis untuk sebuah artikel yang akan dikemukakannya ke publik.

Artikel dalam media massa harusnya memiliki kebenaran dan fakta, berbeda halnya dengan blog yang dapat diisi dengan berbagai tulisan tanpa perlu menghiraukan kepentingan fact check karena memang blog tidak memiliki tuntutan untuk menyampaikan kebenaran.

Seminggu yang sibuk, seminggu yang banyak memberikan pengalaman dan tambahan ilmu, pengetahuan, informasi dan teman. Hidup tak hanya kaya karena hal materi, tapi lebih dari itu, banyak hal bisa kita jadikan kekayaan dalam mengisi kehidupan kita, pengalaman hidup.

silakan berbagi sudut pandang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 27, 2011 by in Warna-Warni Analogi.
Follow an~alogiku on WordPress.com

Kalender

March 2011
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Analogi Kliks

  • 33,170 Analogiers
%d bloggers like this: